Partai demokrat secara resmi telah mengusulkan Pasangan Bakal Calon (balon) Walikota Tangerang Periode 2013 - 2018 Arief R. Wismansyah dan Bakal Calon (Balon) Wakil Walikota Tangerang Sachrudin dalam Pilkada Kota Tangerang 2013, deklarasi partai atas pasangan balon Wali/Wawalikota Tangerang ini dilakukan tanggal 8 Juni 2013.
Sekjen DPD Banten Partai berlambang mobil mewah ini Media Warman menuturkan bahwa tim 9 atau tim penjaringan yang di bentuk DPP Partai Demokrat telah memutuskan untuk mengajukan Arief R Wismansyah, mantan Sekda Kota Tangerang, sebagai Calon Walikota Tangerang dan pasangannya Sachrudin, mantan kepala Kantor Kecamatan Pinang, Kota Tangerang sebagai Calon Wakil Walikota Tangerang dalam pilkada Kota Tangerang 2013.
"Surat penandantanganan penunjukan dari DPP Partai Demokrat yang harusnya ditandatangani oleh Ketua Harian Partai Demokrat Syarif Hasan dan Sekjen Ibas (Edhie Baskoro Yudhoyono) memang belum kami terima di kantor DPD, tapi usulan tim 9 pasti ditindaklanjuti oleh DPP karena tim ini memang bentukan dari pusat untuk menyerap aspirasi masyarakat Kota Tangerang" papar Media Warman Rabu malam.
Sementara di tempat lainnya fungsionaris DPD Partai Demokrat Banten Ediyus Amirsyah, pasangan calon yang diusung partainya harus menang karena hasil dari penjaringan dari tim 9 secara hati-hati dan komprehensif selama sebulan untuk menerima aspirasi dan popularitas calon terpilih.
RELATED NEWS
KPK Belum Pasang Plang Penyitaan di Rumah Anas
Adik Marzuki Alie Tak Penuhi Panggilan KPK Lagi
Keluarga Anas Bisa Terseret Pasal Cuci Uang
KPK Perpanjang Masa Penahanan Anas sampai Pemilu
KPK Sita Tanah Atas Nama Mertua Anas
Heran KPK Terus Semena-Mena ke Anas
Diperiksa KPK, Sepupu SBY Irit Bicara
Anas Tunjukkan Bukti Baru ke KPK
Obati Gigi, Anas Bayar Sendiri
Banyak Lubang di Gigi, Anas Kesakitan
Tampilkan postingan dengan label Media warman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Media warman. Tampilkan semua postingan
Kamis, 20 Maret 2014
Syarif Hasan: Wahidin sudah diganti, Media Warman : Plt Pak Aeng
Isyu tentang mundurnya Wahidin dari pencalegan Partai Demokrat kini telah jelas, Wahidin Halim posisinya sekarang diganti oleh Pelaksana Tugas Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Banten Aeng haeruddin. "Saya sudah tandatangani pengganti Pak Wahidin selasa kemarin, selain itu karena dia mengundurkan diri secara mendadak dari pencalegan di Pemilu 2014" Jelas Syarif kepada pers di kompleks DPR Senayan.
Kemelut di tubuh DPD Partai Demokrat Banten tersebut dimulai ketika Wahidin Halim mengalihkan keberpihakannya kepada salah satu balon walikota tangerang Abdul Syukur, yang jg adik kandung wahidin, justru dicalonkan oleh Partai Golkar.
Di pihak DPD Partai Demokrat Provinsi Banten sendiri diwakili Sekretaris DPD Media Warman menjelaskan bahwa dirinya belum menerima surat pemberhentian resmi Wahidin sebagai Ketua DPD, namun Media Warman membenarkan bahwa isyu tersebut memang benar. "Penggantinya kemungkinan besar Pak Aeng, Ketua DPRD Provinsi Bante" lanjut Media Warman.
Pengurus DPD lainnya yaitu Ediyus Amirsyah juga menanggapi isyu tersebut dengan menambahkan bahwa Wahidin Halim juga mengundurkan diri secara mendadak dari pencalegan di Pemilu 2014 padahal wahidin menduduki nomor urut 2 dari partai berlambang mobil mewah tersebut.
Saya sudah menandatangani pergantian Wahidin pada Selasa (27/8/2013) kemarin. Dia bukan bagian dari kami lagi, dia sudah kita ganti," kata Syarief kepada pers.
Selengkapnya Syarief Hasan: Wahidin Sudah Diganti, Media Warman: Itu Hanya Isu | Kabar6.Com by www.kabar6.comSya
"Saya
sudah menandatangani pergantian Wahidin pada Selasa (27/8/2013)
kemarin. Dia bukan bagian dari kami lagi, dia sudah kita ganti," kata
Syarief kepada pers
Selengkapnya Syarief Hasan: Wahidin Sudah Diganti, Media Warman: Itu Hanya Isu | Kabar6.Com by www.kabar6.com"
"Saya
sudah menandatangani pergantian Wahidin pada Selasa (27/8/2013)
kemarin. Dia bukan bagian dari kami lagi, dia sudah kita ganti," kata
Syarief kepada pers
Kemelut di tubuh DPD Partai Demokrat Banten tersebut dimulai ketika Wahidin Halim mengalihkan keberpihakannya kepada salah satu balon walikota tangerang Abdul Syukur, yang jg adik kandung wahidin, justru dicalonkan oleh Partai Golkar.
Di pihak DPD Partai Demokrat Provinsi Banten sendiri diwakili Sekretaris DPD Media Warman menjelaskan bahwa dirinya belum menerima surat pemberhentian resmi Wahidin sebagai Ketua DPD, namun Media Warman membenarkan bahwa isyu tersebut memang benar. "Penggantinya kemungkinan besar Pak Aeng, Ketua DPRD Provinsi Bante" lanjut Media Warman.
Pengurus DPD lainnya yaitu Ediyus Amirsyah juga menanggapi isyu tersebut dengan menambahkan bahwa Wahidin Halim juga mengundurkan diri secara mendadak dari pencalegan di Pemilu 2014 padahal wahidin menduduki nomor urut 2 dari partai berlambang mobil mewah tersebut.
Saya sudah menandatangani pergantian Wahidin pada Selasa (27/8/2013) kemarin. Dia bukan bagian dari kami lagi, dia sudah kita ganti," kata Syarief kepada pers.
Selengkapnya Syarief Hasan: Wahidin Sudah Diganti, Media Warman: Itu Hanya Isu | Kabar6.Com by www.kabar6.comSya
Selengkapnya Syarief Hasan: Wahidin Sudah Diganti, Media Warman: Itu Hanya Isu | Kabar6.Com by www.kabar6.com"
Rabu, 19 Maret 2014
Pemilu 2014 Demokrat komit pemberantasan Korupsi oleh Polisi, Jaksa maupun KPK
Presiden SBY dalam kapasitas nya sebagai Ketua Umum Partai Demokrat dalam iklan Pemilu 2014 di media TV menegaskan bahwa Partai Demokrat tetap dan tak pernah bergeming dari komitmen pemberantasan korupsi walaupun dalam hal ini anak-anak ideologis Partai Demokrat telah banyak menjadi korban. Adanya Pakta Integritas menunjukkan komitmen bahwa oknum maupun personal oponturir yang hanya memanfaatkan popularitas Partai Demokrat akan langsung terpinggirkan jika terbukti bersalah.
Presiden SBY tidak menampilkan detail hasil-hasil pemberantasan korupsi ini, karena secara santun politik hal ini hanya berkesan menyerang Partai Politik lainnya yang kadernya bahkan hingga puluhan orang masuk dalam jeratan kasus berbagai korupsi proyek maupun gratifikasi.
Diharapkan kader-kader Partai Demokrat dalam kampanye kali ini lebih intensif menjelaskan Amirsyah kepada masyarakat apa yang terjadi dan kenyataan yang lebih semua hal yang menyangkut pemberantasan korupsi ini, kesan pemerintah tidak berhasil dalam melakukan pemberantasan korupsi adalah salah, bahkan tak pernah terjadi dalam sejarah negeri ini pucuk-pucuk warman pimpinan partai yang terlibat di pemerintahan diproses kasusnya hingga selesai.
Berita terkait :
Kasus Hambalang, KPK geledah rumah kawan Machfud Suroso
Ketua KPK sebut pencucian uang Anas mirip Wawan
Kasus TPPU Anas, KPK periksa Olga dan dokter pesantren
Bantah diberi Machfud Suroso tanah, Anas ngaku mau Jumat berkah
Ruhut: Ibas Baskoro, sekjen gue, mantap punya, bersih
Anas tak mau ungkap 'orang istimewa' di KPK
Tersangka ketiga Hambalang, Teuku Bagus segera disidang
Demokrat tantang KPK buka duit haram Hambalang
Ediyus Amirsyah dan Media Warman angkat bicara tentang Wahidin Halim
Presiden SBY tidak menampilkan detail hasil-hasil pemberantasan korupsi ini, karena secara santun politik hal ini hanya berkesan menyerang Partai Politik lainnya yang kadernya bahkan hingga puluhan orang masuk dalam jeratan kasus berbagai korupsi proyek maupun gratifikasi.
Diharapkan kader-kader Partai Demokrat dalam kampanye kali ini lebih intensif menjelaskan Amirsyah kepada masyarakat apa yang terjadi dan kenyataan yang lebih semua hal yang menyangkut pemberantasan korupsi ini, kesan pemerintah tidak berhasil dalam melakukan pemberantasan korupsi adalah salah, bahkan tak pernah terjadi dalam sejarah negeri ini pucuk-pucuk warman pimpinan partai yang terlibat di pemerintahan diproses kasusnya hingga selesai.
Berita terkait :
Kasus Hambalang, KPK geledah rumah kawan Machfud Suroso
Ketua KPK sebut pencucian uang Anas mirip Wawan
Kasus TPPU Anas, KPK periksa Olga dan dokter pesantren
Bantah diberi Machfud Suroso tanah, Anas ngaku mau Jumat berkah
Ruhut: Ibas Baskoro, sekjen gue, mantap punya, bersih
Anas tak mau ungkap 'orang istimewa' di KPK
Tersangka ketiga Hambalang, Teuku Bagus segera disidang
Demokrat tantang KPK buka duit haram Hambalang
Ediyus Amirsyah dan Media Warman angkat bicara tentang Wahidin Halim
Langganan:
Postingan (Atom)